TERAS

Pentas teater hasil workshop bersama Kaylie de Pundet.

Salam Persahabatan Cinta dan Damai

Pentas teater hasil workshop bersama Kaylie de Pundet. Guru Seni asal Belanda. Hari ini Selasa, 28 Juli 2015 di Lapangan Bulutangkis Selatan Kampung Ledok Tukangan RW 03 mulai pukul 19.00 wib. Kaylie seorang mahasiswi jurusan pendidikan ilmu Teater di Hogeschool Voor de Kunsten Utrecht. Saat ini sedang menempuh Residensi di Yogyakarta.  Selama 3 hari ini di telah mengajar teater anak-anak kampung Ledok Tukangan. Pada hari terkahir, yakni hari ini anak-anak akan mempresentasikan hasil belajarnya selama ini. Ucapan terimakasih kepada Anak Wayang Indonesia, Benkel Mime Theatre, Sanggar Anak Kampung Indonesia dan Hogeschool Voor de Kunsten.

 

11721887_1058749680802671_662001419_nSalam Persahabatan Cinta Dan Damai Pentas teater hasil workshop bersama Kaylie de Pundet Guru seni asal Belanda. Hari ini Selasa,28 Juli 2015 dilapangan Bulutangkis selatan Kampung Ledok Tukangan RW.03 mulai Pukul.19.00 wib. Kaylie seorang mahasiswi jurusan Pendidikan ilmu Theater di Hogeschool Voor De Kunsten Untrecht. Saat ini sedang menempuh Residensi di Yogyakarta. Selama 3 hari ini telah mengajar teater anak-anak Kampung Ledok Tukangan. Selama proses berlangsung saat latihan anak - anak sangat antosias mengikuti kegiatan tersebut. Tiba saatnya anak - anak akan melakukan  presentasikan malam ini. Ucapan terima kasih kapada Anak Wayang Indonesia,Bengkel Mime Theater,Sanggar Anak Kampung Indonrsia dan Hogeschool Voor De

ANDONG Karya : Jagga

didorong karya Jaggan (1)

DI DORONG Karya : Jagga

Patroli karya Dino (1)

PATROLI Karya : Dino

Salam persahabatan, cinta dan damai,

Kamis, 09 Juli 2015, pendampingan fotografi di Musikanan kali ini bertemakan alat transportasi. Metode yang digunakan yakni dengan mengajak anak-anak berjalan-jalan disekitar kampung mereka. Kebetulan kampung mereka berada di dekat alun-alun utara, sehingga banyak refrensi alat transportasi untuk obyek foto mereka. Untuk kegiatan ini diikuti oleh Dino, Adi, Gagas, Meira, Tita, Jaggan, dafa, ayu, aska, vio dan akadi.

Dalam memperingati Hari Raya Idul Fitri 1436 H. Anak Wayang Indonesia mengucapkan :

IMG-20150716-WA0002

IMG_0039Pendampingan Musik (1)Pendampingan Musik (2)Pendampingan Musik (3)

PENDAMPINGAN MUSIK

Pendampingan dilakukan setiap hari Selasa di Kampung Musikanan. Media musik merupakan wadah ide-ide kreatif anak dampingan dalam bermusik. Dalam kegiatannya anak-anak dampingan membuat lirik musik dan diaransement oleh pendamping. Untuk saat ini lagu yang telah dibuat sendiri berjudul SEKOLAH. Photo ini menggambarkan suasana saat bermain musik di depan Kantor RW 15 Musikanan. Saat ini anak dampingan yang mengikuti kegiatan ini ialah Aulia, Selma, Vio dan Ayu

poster malming #3.jpg

789
78
“Yo Pro konco ” MALMING ”  neng AWI yo co !”.

MALMING, adalah sebuah acara yang dilatar belakangi kegelisahan minimnya ruang ekspresi bagi anak. Anak Wayang Indonesia menawarkan sebuah ruang bernama “MALMING”. Acara ini kedepannya akan dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan. Tujuannya untuk mendorong anak bermain dan belajar bersama menemukan ide, berkreasi dan mengekspresikan diri bersama teman-teman melalui media seni (teater, pantomime, dongeng, musik dan fotografi, dll)

Serunya Jelajah Kampung Pengok 07 Bersama Anak-Anak

IMG-20150609-WA0001Kampung Pengok 07, pada umumnya sama dengan kampung-kampung lainnya yang ada di kota Yogyakarta. Kampung yang terletak di sebelah selatan pabrik cerutu Tarumartani ini menyimpan banyak potensi. Oleh karena itu untuk mengenali berbagai potensi yang ada, kami mengadakan kegiatan Jelajah Kampung. Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak dari kampung Pengok 07 dan tujuannya adalah agar anak-anak mengenal potensi kampung dimana mereka tinggal. Kegiatan ini diadakan pada hari Rabu, 5 April 2015.

Mengawali perjalanan jelajah kampung ini kami memulai perjalanan dari ujung utara batas kampung Pengok 07. Kami bersama 12 anak peserta kegiatan mulai berjalan menjelajah kampung mulai dari utara dekat pembungan sampah. Menyusuri bantaran kali mambu anak-anak terlihat sangat antusias. Mereka tidak henti-hentinya bercanda sepanjang perjalanan.

Kami berhenti di atas jembatan kali mambu. Jembatan yang berada di dalam kawasan kampung ini biasa dijadikan area memancing oleh warga sekitar.

Kami melanjutkan perjalanan melewati lorong-lorong kecil kampong Pengok 07. Di lapangan sepak bola kami berjumpa dengan teman-teman yang sedang bermain layang-layang. Kami menghangmpiri dan mengobrol sejenak untuk sekedar tanya jawab.

Lokasi selanjutnya yang kami lewati adalah taman bermain dan warung pinggir kali. Di tempat tersebut banyak alat-alat permainan yang menarik, seperti perosotan, bandulan jungkat-jungkit dll. Selain itu ada juga warung kuliner sederhana dikelola oleh warga kampung Pengok 07. Di lokasi ini pula sering diadakan kegiatan untuk anak-anak pendidikan anak usia dini (PAUD).IMG-20150609-WA0002

Lokasi terakhir kami singgahi adalah balai RW kampung Pengok 07. Kami beristirahat di balai sambil mengkonsumsi makanan dan minuman seadanya. Kami juga bersama anak-anak mulai menyimpulkan manfaat yang diperoleh dari kegiatan jelajah kampung ini. Kami menyimpulkan setelah menyusuri dan menjelajahi kampong pengok. Kami menemukan potensi menarik, terutama mengenai ruang-ruang publik yang dapat dimanfaatkan sebagai lokasi untuk berkegiatan bersama anak-anak.

Facebook Comments