Tentang AWI

Anak Wayang Indonesia (AWI) adalah lembaga pendampingan anak di kampung. Selama ini AWI mendampingi anak untuk menanamkan nilai budi pekerti dan lokalitas, penguatan organisasi untuk anak dan sosialisasi hak anak. AWI mengemas ketiga hal tersebut melalui program pendampingan anak dengan seni sebagai medianya.

Seni merupakan media efektif untuk mendampingi anak. Media seni yang biasa digunakan AWI adalah teater, pantomime, film, gambar, photography, permainan tradisional, ketrampilan tangan dan metode seni lainnya.

Selama 16 tahun AWI telah banyak mendampingi kampung-kampung di Jogjakarta ; Kampung Mergangsan, Pakelrejo, Kasongan, Pendowoharjo, Karangjati, Suryowijayan, Jagalan, Juminahan, dan Ledok Tukangan. Saat ini AWI aktif mendampingi kampung Baciro, Pengok dan Musikanan.

Kenapa Kampung ?

Kampung merupakan basis dari kehidupan sosial. Di kampung anak belajar banyak tentang perilaku dari kehidupan keseharian masyarakat. AWI hadir mendampingi anak di kampung, tujuannya untuk mendorong terciptanya kondisi kampung yang ramah dan nyaman untuk perkembangan anak. AWI bekerjasama dengan masyarakat kampung menciptakan kegitan-kegiatan yang kreatif dan positif untuk anak. Sehingga anak dalam masa perkembangannya dapat berperan serta dan terfasilitasi secara baik dan kreatif.

AWI dan Sekolah

Selain, mendampingi kampung, AWI juga bekerjasama dengan sekolah. Sekolah merupakan tempat kedua (setelah keluarga dan kampung) bagi anak untuk belajar. Selain menimba ilmu pengetahuan, di sekolah anak juga belajar berinteraksi dengan teman yang beragam. Oleh karenanya, AWI juga bekerjasama dengan sekolah untuk mewujudkan sekolah yang ramah, nyaman dan berpihak pada anak.

Selama ini AWI telah bekerjasama dengan 6 sekolah, yaitu SDN Golo, SD Nasional Plus Bhinneka Tunggal Ika, SMP Joannes Bosco, SMP Tumbuh, SMA N 10 dan SMK Piri 1. Sebelumnya AWI juga pernah memelopori Event Club Remaja Perdamaian yang beranggotakan dari berbagai sekolah seperti SMA N 8, SMA N 9, SMKI, SMA 17, SMA TMIP dan SMA N 3.

Salam Persahabatan, Cinta dan Damai

Facebook Comments